PURWOKERTO, Oktober 2026 – Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menyemarakkan Festival Bulan Bahasa dan Literasi 2026 melalui beragam kegiatan edukatif, inspiratif, dan kreatif di lingkungan unit pendidikannya. Mulai dari jenjang KB & TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, momentum Bulan Bahasa menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam membangun budaya membaca, menulis, berkomunikasi, dan menghasilkan karya secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dikemas sesuai karakteristik dan perkembangan peserta didik, mulai dari pengenalan literasi melalui permainan dan cerita, penguatan keterampilan komunikasi dalam empat bahasa, hingga seminar bersama sastrawan nasional dan peluncuran karya tulis siswa serta guru.
SMA IT Al Irsyad Hadirkan Ahmad Tohari dan Luncurkan Karya Literasi Siswa serta Guru
Salah satu kegiatan unggulan berlangsung di SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto melalui Seminar Literasi bertajuk “The Power of Words: Seni Merangkai Kata Versi Ahmad Tohari”, pada Selasa (20/10/2026), bertempat di Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
Menghadirkan sastrawan nasional sekaligus penulis novel Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari, kegiatan ini diikuti siswa kelas X, XI, dan XII serta dihadiri perwakilan komite sekolah.
Seminar tersebut bertujuan menginspirasi siswa dan guru untuk memperkuat budaya literasi, meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra, serta mengembangkan keberanian dalam menuangkan gagasan melalui tulisan.
Kepala SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustaz Abna Syakhbana, M.Pd., menekankan pentingnya membangun budaya literasi yang menghasilkan karya nyata.
“Kami ingin membangun budaya literasi yang tidak hanya berhenti pada kebiasaan membaca, tetapi juga mendorong siswa berani berpikir, menuangkan gagasan, dan menghasilkan karya. Kehadiran Bapak Ahmad Tohari menjadi inspirasi berharga, sementara peluncuran buku karya siswa dan guru merupakan bukti bahwa semangat literasi dapat diwujudkan melalui karya nyata,” ungkapnya.
Seminar juga dirangkaikan dengan peluncuran enam buku karya siswa dan guru, yaitu Sketsa Rasa di Balik Loker Sekolah, Etalase Cerita di Balik Jendela Kelas, Blakasuta: Cablaka Sajroning Carita, Romantika Takwa, Melankolia Semesta, dan Mengubah Alasan Menjadi Jawaban.
Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh peserta. Sesi penandatanganan buku bersama Ahmad Tohari menjadi salah satu momen berkesan sekaligus motivasi bagi siswa untuk terus berkarya melalui tulisan.
SMP Al Irsyad Gelar Festival Empat Bahasa, Workshop Public Speaking hingga Bazar Buku
Semangat Bulan Bahasa juga hadir di SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto melalui Festival Bulan Bahasa 2026 bertema “Kreatif Berbahasa, Prestasi Mendunia.”
Kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto ini menghadirkan berbagai program menarik, mulai dari perlombaan empat bahasa, Public Speaking and Communication Workshop, nonton bareng film The Timeliner, hingga bazar buku Gramedia.
Festival tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan komunikasi, memperkuat kecintaan terhadap tanah air, sekaligus menumbuhkan semangat literasi membaca.
Salah satu agenda utama adalah perlombaan dalam empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab, yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB.
Beragam cabang lomba diselenggarakan, antara lain mendongeng, membaca puisi, gubah lagu, geguritan, khitobah, taqlib almaa, spelling bee, dan storytelling.
Melalui perlombaan tersebut, siswa didorong untuk berani tampil, mengembangkan kreativitas, serta menunjukkan keterampilan berbahasa dalam berbagai bentuk ekspresi, baik lisan maupun seni.
Festival ini juga mengintegrasikan penguatan karakter melalui profil pembelajar International Baccalaureate (IB), khususnya Risk-takers, yaitu keberanian mencoba dan menghadapi tantangan, serta Communicators, yakni kemampuan mengungkapkan gagasan secara percaya diri dan berkomunikasi menggunakan lebih dari satu bahasa.
Pada pukul 13.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Public Speaking and Communication Workshop yang menghadirkan Berlian Thaeba Noevus, C.Ps., atau yang akrab disapa Bang Bebe, seorang praktisi public speaking dan AI Specialist.
Melalui sesi motivasi dan pelatihan komunikasi, Bang Bebe memberikan wawasan kepada perwakilan siswa yang tergabung dalam organisasi sekolah mengenai pentingnya keberanian berbicara, kepercayaan diri, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara efektif di hadapan publik.
Selain penguatan kemampuan berbahasa dan komunikasi, festival juga menghadirkan kegiatan nonton bareng film The Timeliner di masing-masing kelas. Film yang mengangkat kondisi Indonesia tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, kepedulian terhadap bangsa, serta mengajak siswa merefleksikan perannya sebagai generasi penerus.
Untuk semakin menghidupkan budaya membaca, pihak sekolah turut menghadirkan bazar buku Gramedia, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dan mengeksplorasi beragam bahan bacaan.
Melalui perpaduan kegiatan kompetisi, pelatihan komunikasi, apresiasi film, dan bazar buku, SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto berupaya membangun generasi yang tidak hanya terampil berbahasa, tetapi juga kreatif, percaya diri, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan dunia.
KB & TK Al Irsyad Hadirkan Ayah Bunda Bercerita dan Jelajah Pos Bahasa
Sementara itu, semangat literasi ditanamkan sejak usia dini melalui Peringatan Bulan Bahasa 2026 di KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Kata, Suara, dan Warna.”
Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 26–28 Oktober 2026, dengan pembagian Senin (26/10) untuk Kelompok Bermain (KB), Selasa (27/10) untuk TK A, dan Rabu (28/10) untuk TK B.
Melibatkan seluruh siswa dari 13 kelas, kegiatan ini dikemas melalui program Ayah Bunda Bercerita dan Jelajah Pos Bahasa, yang menggabungkan aktivitas literasi, permainan edukatif, seni, serta keterlibatan aktif orang tua.
Dalam kegiatan Ayah Bunda Bercerita, sebanyak 13 orang tua terpilih akan berperan sebagai guest storyteller atau pembaca cerita tamu di kelas masing-masing. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional sekaligus menumbuhkan minat anak terhadap buku dan cerita.
Sementara itu, Jelajah Pos Bahasa menghadirkan beragam aktivitas menarik, seperti baca puisi, Doodle Art Bulan Bahasa, susun huruf, pesan berantai, memasangkan Lego huruf, hingga Mystery Box. Setiap aktivitas disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan peserta didik.
Anak-anak juga akan diajak menuangkan kreativitas melalui gambar, coretan, dan simbol yang kemudian disatukan dalam papan Doodle Art Bulan Bahasa 2026 sebagai karya kolaboratif.
Kepala KB & TK Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Agustina Dwi Andriani, S.Pd., bersama penanggung jawab kegiatan, Suci Wulandari, S.Pd., mengoordinasikan rangkaian kegiatan yang menekankan pengalaman belajar menyenangkan, keberanian berkomunikasi, kreativitas, dan kerja sama tanpa berorientasi pada kompetisi.
Melalui pendekatan bermain sambil belajar, kegiatan ini diharapkan mampu mengembangkan kemampuan menyimak, berbicara, mengenal huruf dan kata, serta mengekspresikan gagasan.
Keterlibatan orang tua juga diharapkan semakin mempererat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan bahasa anak sejak usia dini.
Perkuat Budaya Literasi, Siapkan Generasi Berkarakter dan Berwawasan Global
Festival Bulan Bahasa dan Literasi 2026 menjadi momentum penting bagi Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto untuk memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari proses pendidikan yang berkesinambungan.
Melalui kegiatan bercerita dan bermain bahasa di jenjang KB & TK, kompetisi empat bahasa serta pelatihan komunikasi di SMP, hingga seminar bersama sastrawan nasional dan peluncuran buku di jenjang SMA, seluruh kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman literasi yang relevan dengan perkembangan peserta didik.
Penguatan kemampuan berbahasa juga diarahkan untuk membentuk karakter siswa yang berani mencoba, berpikir kritis, kreatif, komunikatif, mencintai budaya bangsa, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Melalui berbagai kegiatan yang berlangsung di unit-unit pendidikan, Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto berharap budaya literasi tidak hanya tumbuh di ruang kelas, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Festival Bulan Bahasa dan Literasi 2026 menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap bahasa dan literasi dapat ditanamkan sejak usia dini, dikembangkan melalui keberanian berkomunikasi, serta diwujudkan dalam prestasi dan karya nyata yang menginspirasi.
Berita
Pilihan
Headline
FESTIVAL BULAN BAHASA DAN LITERASI 2026, AL IRSYAD PURWOKERTO HADIRKAN SASTRAWAN AHMAD TOHARI HINGGA LOMBA EMPAT BAHASA DAN GERAKAN LITERASI SEJAK DINI
- byAdmin
- 21 Oct 2026






