Loading...

Loading...

Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto

Terdepan dalam Akhlak Mulia

  • img
  • img
  • img
  • img
  • img
  • img

Get In Touch

Kemarau Berkepanjangan, Ribuan Siswa Al Irsyad Purwokerto Gelar Shalat Istisqa Memohon Hujan

PURWOKERTO, 12 Oktober 2026 – Menyikapi musim kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menggelar Shalat Istisqa atau shalat memohon hujan secara serentak di sejumlah kompleks sekolah, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus sarana pendidikan keagamaan bagi para siswa.

Shalat Istisqa dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Sport Center kompleks SMP–SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Sport Center Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Putra, serta lapangan SMA AABS Putri. Kegiatan melibatkan siswa jenjang SMP, SMA, dan MA, bersama para guru dan tenaga kependidikan.

SMP - SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Lajnah Pendidikan Menengah (LPM) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto melalui surat pemberitahuan tertanggal 9 Oktober 2026. Selain memohon turunnya hujan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam memahami dan mengamalkan salah satu ibadah sunnah dalam Islam.

Di kompleks SMP–SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Shalat Istisqa dipimpin oleh Ustaz Dr. Darsitun, M.Pd.I. sebagai imam, dilanjutkan khutbah oleh Ustaz Dr. Rofik Anhar, M.Pd.I. dari Lajnah Dakwah dan Kaderisasi (LDK). Kegiatan tersebut diikuti siswa, guru, dan karyawan, serta dihadiri Ketua LPM Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustaz Fahmi Abdul Karim Altway, S.T., dan Ustaz Sholeh Setiaji, M.Pd.

Sementara itu, di lingkungan AABS Purwokerto, pelaksanaan Shalat Istisqa diselenggarakan secara terpisah antara siswa putra dan putri. Kegiatan diawali dengan pembekalan mengenai tata cara serta hikmah Shalat Istisqa. Pembekalan bagi siswa putra disampaikan oleh Ustaz Muhammad Shofi, Lc., sedangkan siswa putri mendapat pembekalan dari Ustaz Arif Rahman, S.Pd.
AABS Putri

Di kompleks AABS Putra, Ustaz Ahmad Akbar Haqiqi, Lc. bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Adapun pelaksanaan di kompleks AABS Putri dipimpin oleh Ustaz Abdurichim Akhsan sebagai imam dan khatib.

Ketua LPM Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustaz Fahmi Abdul Karim Altway, S.T., menekankan bahwa penyelenggaraan Shalat Istisqa bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter spiritual peserta didik.

"Melalui Shalat Istisqa ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa setiap persoalan kehidupan harus dihadapi dengan ikhtiar, doa, dan tawakal kepada Allah SWT. Di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan, kita memohon agar Allah menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan. Ini sekaligus menjadi pembelajaran nyata bagi siswa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Fahmi.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membangun kesadaran spiritual, kepedulian terhadap lingkungan, serta kepekaan dalam menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMA AABS Purwokerto, Ustaz Eko Suwardi, S.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan para siswa dalam Shalat Istisqa merupakan bagian dari pembelajaran agama yang diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin siswa tidak hanya memahami Shalat Istisqa melalui teori di kelas, tetapi juga merasakan langsung bagaimana umat Islam diajarkan untuk merespons keadaan dengan doa dan penghambaan kepada Allah SWT. Harapannya, pengalaman ini dapat membentuk pribadi yang memiliki keimanan kuat, kepedulian sosial, dan sikap tawakal dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan," ungkap Eko.

Melalui kegiatan ini, Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto berharap turunnya hujan dapat membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Lebih dari itu, pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi pengingat bahwa pendidikan Islam tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai keimanan, dan pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.